Ada yang menarik yang saya cermati di twitter beberapa hari ini. Ada sebuah gerakan yang digagas oleh Fahira Fahmi Idris (akun twitter @fahiraidris), yakni Gerakan Masyarakat Cinta Damai atau disingkat menjadi GMCD.
Cara untuk mendaftar GMCD ini sangatlah mudah. Kita tinggal mengirimkan CV disertai pengalaman berorganisasi ke emailnya Fahira Idris di fahira.idris@gmail.com . Saya dan beberapa teman kompasiana lainnya sudah mendaftar. Selain itu, Fahira juga menyebutkan dalam salah satu tweetnya agar para anggota GMCD menyebutkan kota tempat tinggalnya.
“Yang mau join dlm Gerakan Masyarakat Cinta Damai, tolong sebutkan nama kota/ daerah nya ya.. untuk mempermudah saya dlm pencatatan #GMCD” demikian tweet Fahira.
Dalam salah satu retweetnya, fahira menjawab:”YA” untuk pertanyaan “apakah kegiatan GMCD ini harus seperti aktifis turun ke jalan”, yang disampaikan salah satu follower Fahira.
Saya menduga, GMCD ini adalah upaya Fahira untuk membuktikan kepada dunia bahwa masih banyak rakyat negeri ini yang mencintai perdamaian ketimbang perang dan kekerasan. Dan itu dibenarkan oleh Fahira yang menjawab pertanyaan saya via twitter (@Hadisamsul, akun saya).
“Karena maraknya Tindakan Kekerasan yg terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. ” begitu jawab Fahira Idris atas pertanyaan saya tentang alasan dasar pembentukan gerakan ini.
Jika dirunut, beberapa minggu lalu Fahira telah memulai langkah untuk menunjukkan jalan damai yang ditempuh dengan cara mendatangi markas FPI dan mengajak FPI untuk berdialog bahwa sebenarnya Islam itu adalah agama yang mengusung dan cinta perdamaian. Hasilnya, seperti yang sudah diberitakan oleh beberapa media, Fahira berhasil membuka jalur dialog dengan ketua FPI Habib Rizieq. Untuk yang belum tahu beritanya, ada di sini dan di sini.
Fahira, yang juga memiliki akun di kompasiana, menyebutkan dalam tweetnya “agenda GMCD yang paling sederhana adalah Agenda Gerakan Masyarakat Cinta Damai adalah dimulai dari DIRI KITA SENDIRI, bantu semampu kita untuk MASYARAKAT DI SEKITAR KITA.”
“ Agenda GMCD bisa dimulai dg memberi infaq sadaqoh kepada kaum dhuafa/ yatim piatu/ janda2 di sekitar RUMAH kita. Tajamkan hati nurani.” Demikian lanjut tweet Fahira.
Agenda GMCD lainnya adalah tawuran pelajar. Saya tidak tahu akan seperti apa agendanya, yang jelas Fahira menjawab salah satu penanya yang menanyakan apakah tawuran pelajar akan menjadi agenda GMCD juga. Dan dijawab Iya.
Pro dan kontra selalu ada. Salah satu tweep menyebutkan bahwa organisasi ini adalah OTB alias organisasi tanpa bentuk, dan merujuk ke tahun 2014. Ada apa di tahun 2014? Sebagai bentuk penggalangan suara kah? Hmmm, terlalu suudzan rasanya jika ada yang berpikir demikian.
Terlepas dari pro kontra yang terjadi, saya mendukung gerakan cinta damai ini. Bosan rasanya jika setiap masalah harus selalu diselesaikan dengan kekerasan yang berujung kerusakan. Karena kita manusia, punya otak dan hati untuk menyelesaikan apa yang terjadi di sekitar kita tanpa harus menimbulkan efek yang merusak.
Sudahkah anda bergabung? (HS)
Sumber: kompasiana.com
Oleh: Hadi Samsul
Tuesday, October 19, 2010
Fahira Idris dan GMCD
Labels:
Opini
Subscribe to:
Post Comments (Atom)













No comments:
Post a Comment